Assalamualaikum..
Kadang kala aku merasa khawatir akan apa yang terjadi pada orang tersayang jika aku tidak di sisinya
Contohnya tentang sahabat baik aku, Mia.
Dulu seperti sudah menjadi hal biasa bahwa kami banyak menghabiskan waktu bersama
Tapi kini, dalam setahun, mungkin hanya beberapa kali kami bertemu singkat
Kadang aku khawatir ketika tidak di dekatnya saat dia menghadapi hal menantang dalam hidupnya..
Khawatir siapa yang menemaninya saat anggota keluarganya dipanggil olehNya, lalu khawatir ini dan itu
Menurutku, jika aku di sampingnya maka aku bisa support dengan baik dan benar sehingga dia merasa bebannya berkurang
Mungkin nggak cuma Mia, tapi tentang sahabat lain juga keluarga..
Suatu ketika aku mengeluhkan hal ini pada seseorang dan dia menjawab, kira-kira begini..
'memang kamu siapa nissa? Kok seperti sombong sekali karena menjadi penentu ketenangan/ketentraman orang lain? Bukankah itu adalah wilayah kekuasaan Allah dan kenapa tidak kamu titipkan mereka pada Allah Yang Maha Kuasa?'
Dan aku tercenung..
Maafkan aku ya Allah..
Juga aku mohon bahagiakan dan selalu lindungi orang-orang yang kusayang.. aamiin
Sekian dulu ceritanya,
Salam manis
Nissa
Sabtu, 16 Desember 2017
Eyang
Assalamualaikum :)
Kali ini aku ingin cerita tentang eyang, sosok kakek atau nenek dalam keluarga
Menurutku, pada umumnya, ketika eyang semakin tua dan memasuki masa kembali menjadi seperti anak-anak
Disitulah saat dimana anak-anak sang eyang berjuang merawat eyang
Saking tidak mudahnya hal itu, sampai ada kisah anak yang menyerahkan sukarela orangtuanya (eyang) dirawat di panti jompo
Tapi ada juga yang menganggap eyang pembawa keberuntungan di dalam keluarga
Sedangkan kalau dalam Islam, setau aku sih hal itu sebagai kewajiban dan ladang pahala yang khusus hanya ada semasa eyang hidup
Ngomong-ngomong, terlepas dari kondisi teknis keluarga
Cara orangtua memperlakukan eyang menurut aku sangat terekam di benak sang cucu sehingga dia otomatis akan memperlakukan orangtuanya seperti itu juga
Aku pernah melihat sebuah keluarga dimana orang tua sangat amat hormat dan baik pada eyang
Dan aku temukan sang cucu bersikap yang hampir sama persis kepada orangtuanya
Di lain kesempatan, aku lihat sang orangtua sangat berkorban dan mementingkan kenyamanan sang eyang
Lalu kulihat, sang cucu bersikap seperti itu pada orangtuanya
Jadi kesimpulannya, secara kasat mata...
bersikap baik dan benar itu harus diusahakan karena entah kenapa seperti ada jalan yang bisa membuat hal itu berbalik pada kita
Sekiaaaaann heheheh
Salam manis,
Nissa
Kamis, 07 Desember 2017
Secuil beda Depok dan Pekalongan
Hampir dua tahun kurang kuhabiskan di Pekalongan plus mudik ke Depok sekian kali
Ada hal yang menurutku menarik (ini opini pribadi)
Masyarakat Pekalongan umumnya sangat menjaga silaturahmi, peduli, cenderung terasa tulus, gaya sederhana, dan cenderung islami
Masyarakat Depok umumnya mandiri, memperhatikan gaya hidup, cukup individualis, mendapat sarana transport dengan mudah, cukup dekat dengan teknologi, dan semangat dalam berkarir/sekolah
Keduanya punya sisi manis buat aku (cari posisi aman hahaha..)
Aku pernah setelah agak lama di Depok lalu kembali ke Pekalongan,
Terharu karena Bapak penjual nasi uduk maksa kantongin nasi bungkus aku supaya tangan aku nggak capek nenteng bungkusan kertas isi nasi (aku tadinya minta ga usah dikasih plastik)
Kaget karena supir angkot dan ojek nanya, suaminya kemana kok sendirian
Heran tukang kelapa kasih air kelapa gratis sambil dibungkus plastik rapih
Nyaman karena semua orang terasa ramah dan kekeluargaan
Kaget karena sering sekali ada kiriman makanan berkat
Heran liat jalan ga ada macetnya
Lalu saat aku lama di Pekalongan dan kembali ke Depok,
Aku pernah kaget sama mbak pramuniaga di mall-mall Depok yang nggak senyum dan kurang ramah
Kaget lihat banyak orang dan kendaraan hahaha
Merasa tidak mudah bisa mulai mengobrol dengan orang yang ditemui di tempat umum
Santai keluar rumah saat malam
Merasa buluk karena kurang stylish hahahha..
Senang transport umum gampang
____________________________
Jadi Depok dan Pekalongan cukup mendapat tempat di hati hehehe
Alhamdulillah, senang dapat kesempatan bisa tinggal di dua tempat ini
Kalau kamu gimana, ada yang mau diceritain?
Yuk cerita
Salam manis,
Nissa
Ada hal yang menurutku menarik (ini opini pribadi)
Masyarakat Pekalongan umumnya sangat menjaga silaturahmi, peduli, cenderung terasa tulus, gaya sederhana, dan cenderung islami
Masyarakat Depok umumnya mandiri, memperhatikan gaya hidup, cukup individualis, mendapat sarana transport dengan mudah, cukup dekat dengan teknologi, dan semangat dalam berkarir/sekolah
Keduanya punya sisi manis buat aku (cari posisi aman hahaha..)
Aku pernah setelah agak lama di Depok lalu kembali ke Pekalongan,
Terharu karena Bapak penjual nasi uduk maksa kantongin nasi bungkus aku supaya tangan aku nggak capek nenteng bungkusan kertas isi nasi (aku tadinya minta ga usah dikasih plastik)
Kaget karena supir angkot dan ojek nanya, suaminya kemana kok sendirian
Heran tukang kelapa kasih air kelapa gratis sambil dibungkus plastik rapih
Nyaman karena semua orang terasa ramah dan kekeluargaan
Kaget karena sering sekali ada kiriman makanan berkat
Heran liat jalan ga ada macetnya
Lalu saat aku lama di Pekalongan dan kembali ke Depok,
Aku pernah kaget sama mbak pramuniaga di mall-mall Depok yang nggak senyum dan kurang ramah
Kaget lihat banyak orang dan kendaraan hahaha
Merasa tidak mudah bisa mulai mengobrol dengan orang yang ditemui di tempat umum
Santai keluar rumah saat malam
Merasa buluk karena kurang stylish hahahha..
Senang transport umum gampang
____________________________
Jadi Depok dan Pekalongan cukup mendapat tempat di hati hehehe
Alhamdulillah, senang dapat kesempatan bisa tinggal di dua tempat ini
Kalau kamu gimana, ada yang mau diceritain?
Yuk cerita
Salam manis,
Nissa
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum :)
Ternyata rasa kangen sama sahabat (Nela dan Dea) bisa mengantarkan aku bikin blog baru heheheh
Rupanya membaca blog temanku itu bisa lebih menggambarkan apa yang sedang mereka alami.. rasanya jarang melihat mereka banyak berkata di aplikasi pesan singkat atau tampilan gambar hehehe
Aku jadi sadar bahwa lama sekali tidak bertemu langsung/tidak langsung dan dengar cerita mereka..
Kehilangan moment hidup mereka karena jarak, waktu, prioritas keadaan, dan sebagainya
Tapi aku seperti sedikit menemukannya saat baca blog mereka
Mungkin belum ada (hehehe) orang lain yang akan senang bisa lihat kabarku di blog seperti aku lihat blog Nela dan Dea
Tapi siapa tahu ini bisa membuka silaturahmi lagi yang kini semakin berjarak karena ini dan itu
Bismillahirrahmanirrahim
Blog ini kumulai, melanjutkan blog terdahulu shuriisha yang kini sepertinya kurang pas kalau diisi cerita pribadi hehe
Salam manis,
Nissa
Ternyata rasa kangen sama sahabat (Nela dan Dea) bisa mengantarkan aku bikin blog baru heheheh
Rupanya membaca blog temanku itu bisa lebih menggambarkan apa yang sedang mereka alami.. rasanya jarang melihat mereka banyak berkata di aplikasi pesan singkat atau tampilan gambar hehehe
Aku jadi sadar bahwa lama sekali tidak bertemu langsung/tidak langsung dan dengar cerita mereka..
Kehilangan moment hidup mereka karena jarak, waktu, prioritas keadaan, dan sebagainya
Tapi aku seperti sedikit menemukannya saat baca blog mereka
Mungkin belum ada (hehehe) orang lain yang akan senang bisa lihat kabarku di blog seperti aku lihat blog Nela dan Dea
Tapi siapa tahu ini bisa membuka silaturahmi lagi yang kini semakin berjarak karena ini dan itu
Bismillahirrahmanirrahim
Blog ini kumulai, melanjutkan blog terdahulu shuriisha yang kini sepertinya kurang pas kalau diisi cerita pribadi hehe
Salam manis,
Nissa
Langganan:
Komentar (Atom)
Pertanyaan Umum
Assalamualaikum, semoga sehat walafiat Tulisan random malam, aku kangen blog hehe Ngomong-ngomong, makin tua usia, makin kerasa jalan hidup ...
-
Assalamualaikum, semoga sehat walafiat Tulisan random malam, aku kangen blog hehe Ngomong-ngomong, makin tua usia, makin kerasa jalan hidup ...
-
Assalamualaikum :) Ternyata rasa kangen sama sahabat ( Nela dan Dea ) bisa mengantarkan aku bikin blog baru heheheh Rupanya membaca blo...
-
Hampir dua tahun kurang kuhabiskan di Pekalongan plus mudik ke Depok sekian kali Ada hal yang menurutku menarik (ini opini pribadi) Masy...